Misa Inkulturasi Indonesia Timur

Dalam rangka Pekan Misi Nasional ke IV ,sekaligus bulan Rosario gereja St. Fransiskus Xaverius Dayeuhkolot mengadakan misa Inkulturasi budaya timur bersama Mgr Hubertus Lenteng.

Misa berjalan khimat dan penuh sukacita. Misa diawali dengan doa Rosario bersama dan perarakan pantung bunda Maria dari depan pastoran menuji dalam gereja. Selama perarakan berlangsung umat mendaraskan Doa Salam Maria dalam berbagai bahasa daerah.

Semoga melalui perantaraan Bunda Maria, segala ucapan syukur dan permohonan kita semua, dapat sampai kepada Yesus Kristus Sang Penyelamat.

Acara Misa Inkulturasi budaya timur ini juga dibuka dengan Tarian Caci yang adalah tari perang sekaligus permainan rakyat antara sepasang penari laki laki yang bertarung dengan cambuk dan perisai. Tarian ini berasal dari Flores Nusa tenggara timur. Tari Caci mengandung makna simbolis melambangkan kejantanan, keramaian, kemegahan dan sportivitas.